Buncit

Kejadiannya bermula ketika saya sedang mengunjungi rumah teman saya.
Di sana, ada beberapa anak-anak yang berjumlah 3 orang sedang asyik bermain bola.

Tidak lama kemudian, seseorang dengan sepeda motor jantan (mirip motor gede lah) berhenti di depan rumah teman saya.

Ketika pengendara tersebut masuk ke rumah teman saya,
anak-anak tadi mengagumi sepeda motor tersebut
sambil berkata;”Mantap kali keretanya!!!
Nanti kalo dah besar, kek gini lah keretaku”

Akupun membalas “Makanya banyak makanlah biar cepat besar!
Biar bisa bawa sepeda motor kayak gitu!”

Anak pertama berkata:” Dah banyak aku makan bang, dah buncit aku!!” (Sambil membuka baju lalu menunjukkan perutnya yang buncit.)
Anak perempuan juga berbuat demikian.

Kemudian anak perempuan itu berkata kepada anak yang lain
“Gaknya, dibuncitkannya perutnya ke depan! Gak buncit kian dia!!!”

Saya hanya bisa tersenyum geli.
(Karena anak itu mau membuncitkan perutnya
agar temannya termasuk saya percaya
bahwa dia banyak makan)

Ha..ha

Iklan

5 thoughts on “Buncit”

  1. lae….kaw kasi taulah pulak ama orang tu buncit yg sebenernyabtw dah sebesar apa buncitmu lae????dah bisalah yach….bentar lagi taun baru nehhhhhdah lama q gak makan dagingwakakakakakakkakakakakakakakaakakakak

    Suka

  2. duch,,,,,…ga nyangka sama sekali.orang yg terkenal pemalu dan mungkin susah untuk bercerita ama orang lain bisa juga bercerita lewat tulisan yach!!!??!!good…good….good!!!!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s