Spongebob

Pagi hari di sekitar awal minggu ketiga di bulan Oktober,
aku terbangun oleh cerahnya sinar matahari pagi.
Begitu sadar, aku langsung mengambil posisi duduk.
Cukup lama aku duduk, hingga teman satu kamarku menganggapku kebosanan
hingga memintaku menghidupkan televisi.
TV itu pun kuhidupkan sambil meraih remote TV untuk memilih film kartun Spongebob yang menarik.
Episode saat itu mengenai si plankton jahat yang ingin seperti kepiting merah pemilik restoran (tuan Crab).
Sambil menonton, temanku yang terpaut usia 5 tahun dariku
mengatakan tidak menyangka aku menyukai film kartun seperti itu.
Katanya Spongebob merupakan film yang menonjolkan imajinasi.
Dia mengatakan itu sambil nyengir(ngejek, maksud sebenarnya spongebob itu untuk anak-anak)
Aku membela diri dengan mengatakan kartun Spongebob itu menarik dan lucu
dan bukan hanya untuk dinikmati anak-anak.
Tak terasa film kartun Spongebob pun berakhir.
Pembicaraan kami pun berakhir sampai di situ.
Walau sudah berakhir aku masih tidak terima.
Aku ingat dalam suatu buku yang kubaca ada dibahas tentang Spongebob.
Setelah mencari hingga beberapa minggu kemudian,
aku menemukan point penting yang diambil dari tokoh kartun Spongebob.
(Diambil dari buku yang berjudul The Greatness Guide, 101 rahasia sang guru menuju hidup yang diperkaya
karangan Robin Sharma)
– Menjadi orang yang selalu optimis
– Menghargai orang lain
– Menjadi diri sendiri
– Tertawa dan bersenang-senang.

Aku berharap temanku mencoba menonton film kartun Spongebob
dan menemukan keempat point di atas.
🙂 🙂 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s