Berobat gratis di puskesmas

Kamis pagi, berhubung radang tenggorokan, aku pergi ke puskemas terdekat.
Berhubung kartu askesku sudah tidak dapat digunakan lagi, akupun melakukan pendaftaran baru dengan status umum. Untuk melakukan pendaftaran baru, diperlukan data diri berupa nama dan alamat. Sambil menunggu kartuku siap, aku melihat ke sekitar. Beragam pengumuman ada di dinding ruangan pendaftaran. Mulai dari penyakit hingga biaya pendaftaran. Tentu saja pandanganku tertuju ke pengumuman biaya pendaftaran. Di situ tertulis biaya pendaftaran tiga ribu rupiah. Aku sudah menyiapkan uang sejumlah itu di kantong. Tapi, apa yang terjadi aku langsung diarahkan memberi kartu berisi keluhanku ke ruangan dokter. Tak berapa lama, giliranku untuk diperiksa tiba. Dokterpun memeriksa menggunakan senter ke arah kerongkonganku. Sehabis menulis resep di secarik kertas, aku bergerak ke bagian obat-obatan. Sewaktu menerima obat-obatan itu, aku menanyakan berapa. Tapi pasien atau pengunjung puskemas di sebelahku mengatakan itu gratis. Aku diam sesaat karena keheranan. Apa benar??? Apa mungkin??? Baiklah, mungkin ini program baru pemerintah. Ples wan buat yang kebijakan pemerintah yang satu ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s