Pengalaman bersama teman dengan dosen pembimbing yang sama

Setelah proposal judul/topik skripsi pertama saya disetujui oleh dosen pembimbing, saya cukup gembira.
Bagaimana tidak, pengalaman saya di semester sebelumnya, dari ketiga judul yang saya tawarkan,
tidak ada satupun yang diterima oleh dosen. Semester ini benar-benar beda.
Karena proposal sudah disetujui, tibalah saatnya untuk bimbingan.
Kebetulan saat itu, tidak hanya saya yang bimbingan.
Ada beberapa mahasiswa juga bimbingan dengan dosen yang sama.
Setelah kami semua selesai bimbingan, kami sepakat akan menjumpai bapak itu sama-sama.
Demi merealisasikan niat kami itu, kami saling tukar nomor hp.
Tak terasa sudah dua hari berlalu, revisi dari dosen kami sudah diselesaikan.
Tinggal menunggu waktu bimbingan selanjutnya.
Satu demi satu, kami mencoba menghubungi dosen pembimbing kami.
Panggilan dari saya tidak diangkat dan beberapa teman yang lain juga tidak diangkat.
Kemudian kami sesama mahasiswa saling tanya apa ada yang tau kabar dosen pembimbing kami.
Ternyata ada salah satu mahasiswa yang beruntung yang panggilannya diangkat oleh dosen kami.
Diapun memberitahu kapan akan bertemu dengan bapak itu.
Ketika tiba harinya, satu demi satu, kami berdatangan ke kampus.
Sambil menunggu kedatangan dosen, kami menanyakan perkembangan skripsi masing-masing.
Ada yang sudah bab 3, bab 4 dan saya masih di bab 2 ketika itu.
Tanpa disadari, dosen pembimbing pun datang.
Dengan perasaan senang dalam hati, kami menyiapkan dokumen dan berkas yang diperlukan.
Ketika sudah sampai di pintu ruangan dosen. Hal yang cukup menggelikan terjadi.
Tak ada dari kami yang mau duluan bimbingan.
Semuanya mau belakangan. 😀
Karena tak ada yang mau, akhirnya mahasiswa yang progresnya paling banyak pun, kami tawarkan untuk duluan.
Bimbingan pun terjadi dan kami dengan tertib mengantri.
Beruntungnya punya teman dengan dosen pembimbing yang sama.
Saya jadi tahu informasi yang biasanya jarang bisa saya dapatkan.
Terima kasih teman-teman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s